Testimonial Marketing

Testimonial, merujuk dari kamus cambridge, dapat berarti suatu pernyataan atau pengakuan terhadap seseorang atau sesuatu mengenai karakter atau kualitasnya. Testimonial ini seringkali digunakan sebagai salah satu bentuk iklan atau pemasaran. Penggunaan orang terkenal, seperti selebriti, olahragawan, dan lain-lain, yang memberi komentar mengenai suatu produk dan jasa selama ini memang dikenal cukup ampuh untuk menggugah target pasar untuk membeli produk atau jasa tersebut. Terkadang bukan saja orang terkenal yang digunakan, tetapi orang ‘biasa’ juga sering digunakan sebagai orang yang memberikan testimonial. Dengan testimonial, calon konsumen dibuat percaya bahwa produk atau jasa tersebut memang berkualitas baik atau setidaknya sesuai dengan pesan yang disampaikan.

Dalam dunia internet, testimonial juga digunakan sebagai cara yang dianggap ampuh untuk membuat pengunjung membeli produk atau layanannya. Penjualan melalui internet dengan target pasar Indonesia, memang susah – susah gampang. Sebagian besar orang Indonesia memang masih belum terbiasa berbelanja melalui internet, sehingga agar mau membeli, kita harus membuatnya percaya. Testimonial memang merupakan salah satu teknik dengan biaya yang rendah dan cukup efektif untuk membangun kepercayaan terhadap konsumen. Karena pada dunia internet, kita cukup minta konsumen menuliskan testimonial, lalu kita cantumkan, atau kita bisa juga ‘membantu’ untuk menuliskannya. Memang nyaris tanpa biaya, dan cukup cepat dalam memberikan kepercayaan pengunjung terhadap diri kita. Untuk itulah banyak pemilik website mendesain dan mengisi website-nya dengan testimonial untuk membujuk pengunjungnya agar membeli, karena produknya pernah memuaskan pengunjung lainnya. Saya percaya testimonial memang merupakan salah satu alat yang baik untuk tujuan tersebut, bila memang penggunaannya tepat.

Masalahnya banyak juga website yang kebablasan, mereka membombardir pengunjungnya dengan testimonial – testimonial, yang entah benar atau ternyata malah ‘buatan’ pemilik website belaka. Tanpa bermaksud mendiskreditkan pemilik website-website tersebut, saya melihat isi dan jumlah testimonial seringkali terlalu berlebihan. Bahkan saya pribadi tidak yakin apakah orang yang memberikan testimonial tersebut benar-benar ada atau tidak, karena saya memang tidak mengenal mereka. Sehingga masih sangat mungkin itu hanya akal-akalan saja, karena pada jaman sekarang apa saja bisa dibuat, testimonial kan tinggal ketik saja, foto tinggal catut sana sini. Berbeda bila orang yang memberikan testimonail adalah orang terkenal atau setidaknya pernah kita kenal, minimal kita bisa minta klarifikasi.

Tapi ini bukan berarti saya anti dengan testimonial, saya percaya masih banyak juga pemilik website yang jujur dengan testimonial pada websitenya. Karena pandangan pribadi terhadap testimonial seperti itu, saya masih sedikit ragu untuk menggunakan testimonial pada jualan online saya di Perkakasku.com. Bukan masalah keefektifan atau kesulitan menuliskan script program, bukan juga karena saya tidak bisa memberikan layanan yang memuaskan sehingga takut konsumen malah menulis sebaliknya. Tetapi bagi saya membangun kepercayaan terhadap konsumen untuk membeli, tidak selalu harus melalui testimonial yang tertulis di website. Kepercayaan tidak harus terbentuk secara instan, dengan memberikan pelayanan yang baik, saya percaya sedikit demi sedikit kepercayaan dapat dengan sendirinya terbangun. Testimonial akan terbentuk dengan sendirinya, mungkin tidak tertulis di website saya, tapi bisa melalui ucapan, e-mail, chatting, tulisan di forum-forum, dan lain-lain. Bagi saya bila hal seperti ini sudah terbentuk maka dasar kepercayaan yang dibangun akan lebih kuat.

Testimonial memang merupakan salah satu cara yang murah dan efektif untuk menjaring konsumen, tetapi sebagai pemilik website kita harus hati-hati dalam menggunakan testimonial, jangan terlalu berlebihan. Sebagai pengunjung, kita juga harus hati-hati dalam membaca testimonial, jangan terlalu mudah percaya, selalu percaya pada prinsip “If it is too good to be true, then it is not true.” Selidikilah dulu websitenya, coba cari di dulu pandangan orang lain di forum-forum atau melalui mesin pencari seperti google, yahoo, live, dan lain-lain. Dengan demikian kita punya informasi yang lebih lengkap dan kita dapat lebih yakin pada pilihan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>