Pengalaman Implementasi Paypal
Setelah Paypal mengijinkan orang Indonesia untuk menerima pembayaran, saya mencoba untuk mengintegrasikan payment gateway dari Paypal dengan website Perkakasku.com. Perkakasku.com adalah toko online yang saya buat sendiri, sehingga untuk menginterasikan paypal juga harus manual juga.
Untuk dapat menerima pembayaran dengan kartu kredit dari paypal, anda harus membuat account terlebih dahulu, atau bila sudah memiliki account, account anda harus di upgrade ke Premiere / Bussiness Account. Bila menggunakan web shop dari OsCommerce, atau ZenCart atau lainnya, anda tinggal menambahkan plugin paypal.
Untuk yang toko online-nya custom made, ada 3 pilihan yang bisa digunakan : melalui form HTML, Name-Valued Pair (NVP) API, dan SOAP API. Dari semua itu yang paling mudah jelas form HTML, tapi saya sedikit ragu dengan keamanannya karena isi form bisa disadap. Yang paling sulit SDK API, saya baca manualnya saja sudah bingung, gimana lagi pakainya. NVP API mirip dengan SOAP API tapi lebih mudah.
Untuk toko online saya akhirnya dipilihlah NVP API, Alasannya yang pasti lebih aman daripada yang form HTML, lebih cepat juga, selain itu feel nya lebih dapet karena bisa bikin paypal lebih menyatu dengan website. Dengan NVP API, tidak usah masukin semua daftar item ke paypal, cukup totalnya saja, konsumen hanya dialihkan untuk login di paypal untuk mendaftar atau memilih kartu kredit yang digunakan untuk bayar, selanjutnya paypal ngirim token untuk kasih tahu bahwa kartu kredit konsumen sudah ok, dan langsung balik lagi ke website saya. Di website saya tinggal ditampilin lagi daftar belanja dari konsumen dan kalo konsumen sudah ok tinggal klik tombol dan terbayarlah sudah belanjaannya.
Pandunan untuk menggunakan NVP API dapat dilihat di Paypal Integration Center. Kalo saya sih download file samplenya, terus saya script samplenya disesuaikan dengan website saya, jauh lebih cepat. Bila menggunakan PHP, jangan lupa untuk mengaktifkan dulu module CURL, bila tidak script tidak akan jalan. Selain itu ada hal yang lain yang harus diperhatikan, tapi sebelumnya saya mau curhat dulu.
Ada satu hal yang cukup mengesalkan sewaktu saya mencoba menjalankan script NVP API di server webhosting Masterwebnet. Script tersebut tersebut tidak berjalan normal di server tersebut. Sewaktu script akan berhubungan dengan server Paypal, yang keluar adalah pesan shakehand di server Paypal, seperti About to connect to … dan seterusnya dan kemudian berhenti dan tidak berpindah ke halaman paypal. Padahal seharusnya pesan tersebut tidak ada, kalaupun ada seharusnya tidak ditampilkan dan website akan beralih ke halaman di server Paypal . Bila script tersebut dicoba dijalankan di server lokal saya dan juga server perusahaan webhosting lainnya, script tersebut dapat berjalan dengan normal.
Setelah komplain ke support dari Masterweb beberapa kali, hasilnya nihil, mereka hanya mengatakan kesalahan pada script. Kesalahan apa mereka juga tidak tahu. Sempat ada support yang mengatakan bahwa masalah ini akan dibicarakan pada forum mereka, tetapi setelah ditunggu hingga hampir 2 minggu (kepotong cuti lebaran). Mereka tetap berkesimpulan kesalahan pada script. Bagaimana itu kesalahan pada script, padahal di server lain, di server perusahaan webhosting lain yang lebih kecil dari masterwebnet jalan. Berulang kali saya komplain jawaban mereka hanya kesalahan pada script tanpa memberikan solusi lebih lanjut, kadangkala saya dipingpong untuk menghubungi support yang lalin, atau bahkan tidak menanggapinya, bahkan email terakhir saya ke suppport pun tidak dijawab. Memang ada salah satu support yang menawarkan solusi dengan menggunakan metode form HTML., tapi bukan solusi itu yang saya cari. Saya hanya minta pada mereka, bagian manakah dari script NVP API yang harus diubah agar dapat berjalan di server mereka. Melihat reputasi Masterwebnet, sebagai perusahaan webhosting paling besar di Indonesia, dengan jawaban support seperti itu sungguh sangat mengecewakan saya.
Akhirnya setelah berberapa hari ngutak-ngatik script, ketemu juga permasalahannya. Permasalahnyna hanya pada satu option dari CURL, yaitu CURLOPT_VERBOSE . Paypal menset opsi menjadi 1 (Satu). Tampaknya option ini bermasalah di server Masterwebnet, mungkin karena ada kesalahan pada waktu instalasi php atau module CURL. Karena dilihat dari maknanya mungkin opsi itu untuk memperlihatkan pesan shakehand dengan server tujuan atau dalam hal ini paypal, masalahnya pada server Masterwebnet setelah pesan tersebut keluar script tidak dilanjutkan lagi sehingga otomatis halaman tidak beralih ke server tujuan. Akhirnya saya coba untuk set ke 0 (Nol) dan script berjalan dengan baik. Jadi khusus untuk server Masterwebnet atau server lain yang mungkin mengalami masalah yang sama, agar script NVP API dari Paypal dapat berjalan, CURLOPT_VERBOSE harus di set ke 0 (Nol).
Semoga ini bisa jadi masukan juga buat rekan-rekan sekalian dan terutama Masterwebnet.

Nama saya Handi Limidjaja. Saya lahir dan besar di Bandung, sempat juga tinggal di Jakarta selama 1 tahun dan 5 bulan di Beijing. Saya adalah seorang lulusan Teknik Industri dan Magister Manajemen dari salah universitas swasta di Bandung, walaupun demikian sejak kecil saya memiliki minat yang sangat besar pada bidang IT, terutama programming. Sekarang ini saya buka warung yang berjualan perkakas di Bandung, yang juga jualan secara online di
30 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]