Bandung’s Taxi
Headline salah satu koran di Bandung memberitakan demo supir taxi bandung, yang menuntut pencabutan taxi blue bird. In my opinion, mereka melakukan ini karena kalah bersaing dengan perusahaan taxi yang besar dengan brand image yang begitu kuat, dan servis yang baik. Karena tidak punya cara lain untuk mengalahkan taxi ini, mereka berdemo, ‘menggalang kekuatan’, merusak taxi-taxi blue bird, memaksa para petinggi kota Bandung untuk ‘memenangkan’ mereka. Jadi sekarang tinggal bagaimana keputusan para petinggi, apakah mereka lebih memilih memenangkan ratusan supir taxi yang berpenghasilan pas-pasan, bahkan kadang harus nombok setoran, yang memberikan pelayanan yang sangat buruk pada para penumpang dengan masyarakat pengguna jasa taxi yang sangat menginginkan pelayanan yang baik. Yang harus dipertimbangkan adalah sebagian besar penumpang jasa taxi kan berasal dari luar kota, turis dalam maupun luar negeri dan penghasilan menengah ke atas, mereka sangat menginginkan pelayanan yang baik dan saya rasa tarif taxi yang cukup tinggi tidak terlalu bermasalah bagi mereka. Bila para petinggi ‘memenangkan’ para supir taxi tersebut, apa jadinya ya kota Bandung ini, orang Bandung kalau tidak terpaksa tentunya akan malas menggunakan taxi, orang luar begitu datang dari luar kota akan disambut dengan pelayanan dari mobil taxi butut, tanpa ac, panas, harus nawar lagi, kalo maksa pake argo dan tidak tahu jalan bakalan di ajak putar-putar kota Bandung. Kalo para petinggi tidak ‘memenangkan’ para supir taxi apa jadinya nasib para supir taxi yang akan kehilangan penghasilan utama mereka, dari mana mereka bisa cari makan? Permasalahan ini jadi dilematis.. In my opinon, bagaimana kalo blue bird mengakuisisi saja perusahaan taxi di Bandung, para supir tidak akan kehilangan pekerjaan mereka, dan mereka akan diajar bagaimana melayani para penumpangnya dengan baik, mobil-mobil taxi diremajakan, but.. para pemilik perusahaan taxi mau ga ya??? i think it is the win-win solution.. for blue bird, taxi driver, and Bandung.
Nama saya Handi Limidjaja. Saya lahir dan besar di Bandung, sempat juga tinggal di Jakarta selama 1 tahun dan 5 bulan di Beijing. Saya adalah seorang lulusan Teknik Industri dan Magister Manajemen dari salah universitas swasta di Bandung, walaupun demikian sejak kecil saya memiliki minat yang sangat besar pada bidang IT, terutama programming. Sekarang ini saya buka warung yang berjualan perkakas di Bandung, yang juga jualan secara online di
1 Comment
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]